Kanwil DJPB Gorontalo Dampingi Instansi Vertikal Susun Laporan Keuangan Tingkat Wilayah

INDONESIASATU.CO.ID:

Wartagorontalo.com ; Gorontalo - Kanwil DJPB Gorontalo melakukan pendampingan penyusunan laporan keuangan semester I tahun 2018, bertempat di Aula Mohuyula Kanwil DJPB. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan selama 2 hari tanggal 5 dan 6 Juli dengan peserta Instansi Vertikal Kementerian/Lembaga setingkat wilayah dan Satuan Kerja. Dalam Sambutan pembukaan Kakanwil DJPB, Ismed Saputra, menyampaikan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2017 meraih predikat WTP dan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) banyak yang mengalami peningkatan opini dibanding tahun tahun sebelumnya, dimana 79 KL memperoleh WTP yang merupakan terbaik sejak tahun 2004. Opini WTP untuk LKPP pertamakali diperoleh tahun 2016 lalu, yang merupakan WTP pertama kali sejak tahun 2004. Ini menggambarkan tata kelola keuangan negara semakin membaik walaupun BPK masih mendapati beberapa temuan yang berulang dan beberapa temuan baru. Untuk itu Kanwil DJPB mengundang semua Instansi Vertikal setingkat Kantor Wilayah di Gorontalo untuk dilakukan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan semester I, diharapkan dapat mengantisipasi dan meminimalisir kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan, tegas nya. Ismed Saputra, mengharapkan para petugas penyusun laporan keuangan tingkat wilayah dapat melakukan pembinaan dan pendampingan kepada unit kerja dibawah koordinasinya. Materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten dan ahli dibidangnya para pejabat eselon III dan IV di kanwil DJPB dan KPPN Gorontalo. Eko Wahyu Utomo, selaku penanggungjawab kegiatan menjelaskan bahwa acara berlangsung selama 2 hari, dimana hari pertama diikuti oleh 22 Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) dengan 44 orang peserta. Sedangkan hari kedua diikuti 24 UAPPA-W dengan 48 peserta. Diharapkan dengan adanya pendampingan ini kualitas LKKL ditahun depan dapat lebih baik lagi, ujar nya.

Saat ditemui salah seorang narasumber Kasi Pembinaan Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat, Guntur Supriyanto, menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian para penanggungjawab ataupun petugas penyusun laporan keuangan terkait temuan BPK pada tahun lalu, hasil inventarisasi penilaian, kenaikan nilai minimum kapitalisasi aset, pengungkapan transaksi dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK) yang lebih detil dan lengkap, update Aplikasi serta proses pengunggahan Saldo Awal Barang Milik Negara (BMN) oleh operator serta troubleshooting permasalahan yang mungkin akan dihadapi operator dalam proses pelaksanaan pengunggahan Saldo Awal tersebut. Kasi Analisa Statistik Laporan Keuangan, Wakhid Susilo, menambahkan bahwa pentingnya rekonsiliasi data dengan KPPN, sehingga bisa terlihat apabila terdapat perbedaan data keuangan antara Satuan Kerja dengan KPPN.

Selama berlangsungnya acara peserta keliatan antusias dalam mengikuti pemaparan narasumber, terlihat dari banyak nya pertanyaan yang di sampaikan oleh peserta. Diakhir acara, Eko Wahyu Utomo, berpesan supaya para peserta tidak sungkan untuk datang ke KPPN ataupun Kanwil DJPB bila ada kendala atau permasalahan yang perlu diselesaikan terkait penyusunan laporan keuangan.

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita